"Piye to kok ora bisa ditulung (bagaimana sih kok tidak bisa ditolong)"? adalah pertanyaan Pak Harto ketika ia merasa limbung menghadapi kenyataan baru saja kehilangan belahan jiwanya, Ibu Tie Soeharto - istri tercinta yang puluhan tahun menemaninya mengarungi suka dan duka, istri yang selalu mengobarkan semangatnya, menuangkan kasih sayang , serta menguatkan hati.