Buku kumpulan puisi karya 7 (tujuh) orang penyair muda Kota Tanjungpinang ini membuktikan bahwa tradisi itu memang benar-benar terus terjaga dan terus melahirkan karya-karya yang bisa kita cermati sebagai buah pikir dan kedalaman rasa yang dihayati yang lalu kemudian dituangkan dalam bahasa kata.
Penyusunan antologi cerpen ini merupakan salah satu upaya Kantor Bahasa Kepulauan Riau mendokumentasikan hasil kegiatan yang telah dilaksanakannya. Selain itu usaha penyusunan antologi ini juga dimaksudkan untuk menambah bahan bacaan dalam rangka menumbuhkan minat baca masyarakat. Lebih khususunya ditulis peserta bengkel yang kami nilai cukup layak dinikmati khalayak umum. Harapan kami agar ant…