Teks
Kita dalam kata
Lewat kata-kata yang bening dan bersahaja, Fakhriansyah berusaha mengajak kita melihat hal-hal kecil dan sederhana seperti rutinitas keseharian, kegalauan hati, kasih sayang pada ibu dan apresiasi yang tinggi pada sosok pemimpin (walikota). Semua itu lalu diabstraksikan dengn persoalan yang lebih luas, misalnya dengan kota kelahiran yang terus berkembang, Kepualauan Riau menatap masa depan, kehidupan soal masyarakat dan keagungan warisan Melayu. Alhasil, membaca buku ini kita seolah dibawa beenang ke dalam jernihnya kata-kata di antara kerang-gonggong beserta ikan-ikan, dan sesekali menyelam ke lubuk Riau Kpulauan . Maka ungkapan "kita dalam kata" menemukan konteks kewajarannya,
Tidak tersedia versi lain