Text
Sacraments in scripture : salvation history made present = sakramen dalam kitab suci : kehadiran sejarah keselamatan
Agama Kristiani adalah salah satu agama wahyu, artinya agama yang berdasarkan wahyu/Kitab Suci.
Walaupun demikian agama Kristiani bukan suatu ‘agama kitab’, di mana kita hanya membaca tentang karya-karya Allah di masa lampau; sebab melalui sakramen-sakramen (tanda-tanda iman) dan liturgi (perayaan ibadat, pewartaan injil-injil cintakasih – KGK 1070) Allah terus-menerus menghadirkan rahmat-Nya yang menyelamatkan.
Liturgi dan sakramen adalah pintu masuk kita ke dalam sejarah keselamatan.
Ibadat bukanlah doa pribadi/perorangan, melainkan sebagai doa Gereja sebagai umat Allah; merupakan doa dari, bagi dan bersama Gereja yang ada di seluruh dunia, dan mempunyai pengaruh yang sangat dalam bagi hidup manusia. Inilah perbedaan yang nyata dengan doa-doa lingkungan yang tidak bersama seluruh Gereja.
Liturgi bukan satu-satunya kegiatan Gereja. Sebab sebelum manusia dapat mengikuti Liturgi, ia perlu dipanggil untuk beriman dan bertobat.
Oleh karena itu Gereja mewartakan berita keselamatan kepada kaum tak beriman, supaya semua orang mengenal satu-satu-Nya Allah yang sejati dan Yesus Kristus yang diutus-Nya, lalu bertobat dari jalan hidup mereka seraya menjalankan ulah tapa (Yoh 17:3; Luk 24:27; Kis 2:38).
Umat beriman pun wajib mewartakan iman dan pertobatan; selain itu harus menyiapkan mereka untuk menerima sakramen-sakramen, mengajar mereka mengamalkan segala sesuatu yang telah diperintahkan oleh Kristus (Mat 28:20) (SC 9).
Tidak tersedia versi lain