Text
Aneka relasi manusia menurut gurindam dua belas raja ali haji
Bibliografi : hal. 116 - 117
Sungguh menarik buku ini. Apalagi, RD. Pschal bisa membebaskan diri dan telaahnya dari bau ajaran dan gaung keagamaan, subjektivits, sehingga kajian dan telaaahnya hanya merujuk pada masalah budaya dan sudut pandang karya sastra semata. (Rida K. Liamsi)
Setelah mencerimati kupasan yang dipaparkan RD. Pschal, sebenarnya sang penulis tidak hanya tergelitik dan terusik, tetapi dia juga dapat dianalogikan seperti seorang yang sedang menceburkan diri berenang di kata-kata sarat makna GDB tersebut. Celakanya , dia tidak hanya ingin berenang dan terapung-apung di permukaan gelombang semata tetapi sekaligus dia ingin menyelam di kedalaman tertentu untuk menarik saripati GDB tersebut. (Amsakar Achmad)
Eksplorasi RD. Paschal pada Gurindam Dua Belas bukan saja berpengaruh positif terhadap perkembangan Kesusasteraan Melayu saja, juga tidak sekadar menghidupkan kembali kesadaran manusia dalam konteks relasi antar manusia (interpersonal) atau manusia dengan Tuhan nya (transcendental) secara harafiah, tetapi lebih jauh, telah lebih dulu mengembalikan kesadaran manusia atas jati diri, pola hidup dan keberadaan alam habitat hidupnya.
(Willy Siswanto )
Tidak tersedia versi lain