Judul Asli : The New Politics. Catholic Social Teaching for the Twenty-first Century Index : 130 - 232 Ambruknya komunisme blok Soviet telah menandai berakhirnya perdebatan ideologi dan perseteruan antara kekuatan kapitalisme dan komunisme. Dua kekuatan yang bertentangan ini telah menimbulkan persaingan visi berkaitan dengan tatanan masyarakat. Akan tetapi, apakah dengan ambruknya komuni…
Buku PELANGI, Buku Pendamping Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti ini hadir sebagai materi pendukung pembelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti di sekolah yang mengacu pada Kurikulum Nasional 2013. Secara khusus buku ini dirancang untuk memperkaya buku utama pembelajaran, tetapi tidak semata-mata menjadi pengganti Lekar Kerja Siswa.
Di tengah dunia dan zaman yang penuh aneka bentuk kekerasan ini, setiap orang mendambakan kelembutan dan kedamaian, yang mengalir dari hati yang jernih dan bening penuh kasih dan kepedulian. Bagi kita, para pengikut Yesus, hati yang demikian hanya dapat ditemukan dan dialami di dalam hati Yesus Yang Mahakudus.
Judul Asli : Adoration - Eucharistic Prayers Throughout Church History Gereja dan dunia memiliki kebutuhan yang besar akan adorasi. Yesus menantikan kita di dalam Sakramen Cinta ini. Marilah kita meluangkan waktu untuk menjumpai-Nya di dalam adorasi dan kontemplasi yang penuh iman dan bertobat atas segala kesalahan dan kejahatan dunia. Semoga adorasi kita tak pernah berhenti.
Buku ini disusun sebagai salah satu sumber belajar yang diharapkan dapat memberi wawasan bagi kalian untuk dapat memperkembangkan diri menjadi remaja yang memiliki iman Katolik yang kokoh, sehingga terdorong untuk semakin beriman kepada Allah dan semakin mengasihi sesama.
Menjadi Gereja Partisipatif adalah visi yang hendak diwujudkan oleh umat Allah Keuskupan Pangkalpinang. Gereja Partisipatif adalah Gereja, umat Allah yang melibat dalam hidup komunitasnya dan dalam hidup bermasyarakat karena kesatuannya dengan yesus.
Index : hlm. 264 - 274 Sebagai rasul “Bangsa Kafir”, andil Paulus bagi agama Kristen sungguh luar biasa. Dengan berani, ia telah “keluar”, melampaui tidak hanya batas-batas geografis tapi juga “keyahudiannya”. Hal inilah yang kemudian mengubah wajah Kristen mula-mula. Dari sekedar sekte (kecil) mesianis dalam agam Yahudi, menjadi sebuah agama global-universal, agama tak berbatas.
Ite misa est–Marilah pergi! Kita diutus.†Inilah kata-kata yang selalu diucapkan sang imam di akhir perayaan Ekaristi. Kata-kata tersebut meneruskan mandat misioner yang disampaikan Tuhan Yesus kepada para murid-Nya (lih. Mat. 28:19; Mrk. 16:15). Sekarang kitalah yang mengemban mandat misioner Tuhan itu. Betapa besar dan pentingnya mandat misioner ini, sehingga Gereja mempersembahk…
Bibliografi : hlm. 160 - 161 Index : hlm. 162 - 163
Glosorium : hlm. 145 Bibliografi : hlm. 147